Blog

Inilah Perbedaan Minyak Bekatul dan Kelapa yang Belum Kamu Ketahui!

Minyak dedak mungkin tidak setenar minyak kelapa yang popularitasnya sudah mendunia. Namun, minyak yang lebih dikenal dengan nama minyak bekatul ini memiliki banyak khasiat dan manfaat yang berguna bagi tubuh.

Sebelum membahas lebih lanjut manfaatnya, ada baiknya kamu mengetahui perbedaan minyak bekatul dan minyak kelapa terlebih dahulu.

Apa itu Minyak Bekatul? 

Pada dasarnya, bekatul merupakan lapisan yang melindungi butiran beras (kulit ari) dan sebagian kecil endosperma berpati. Minyak yang sering dikenal dengan minyak tak jenuh tunggal ini terkenal sehat dan cukup populer di negara Asia.

Apa itu Minyak Kelapa?

Minyak kelapa terbagi atas 2 jenis, yaitu minyak kelapa biasa dan minyak kelapa murni (extract virgin oil). Perbedaan keduanya terdapat dari cara pengolahannya.

Bila minyak kelapa biasa diproduksi dengan cara ekstraksi kompres dingin, maka untuk menghasilkan minyak kelapa murni dibutuhkan proses fermentasi maupun pendinginan. Minyak sehat ini juga tinggi kandungan senyawa antioksidan yang baik bagi kesehatan.

Cari Tahu Kandungan Nutrisi pada Minyak Bekatul

Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda merupakan salah satu lemak sehat yang terkandung di dalam minyak bekatul. Kedua jenis lemak ini berpotensi dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan menjaga kesehatan jantung.

Minyak bekatul mengandung 86 gram lemak tak jenuh tunggal dan 75 gram lemak tak jenuh ganda. Potensi ini tentu sangat baik karena kaya akan senyawa antioksidan, salah satunya adalah vitamin E. Kemampuan antioksidan tentu sudah tak diragukan lagi, satu yang paling populer yaitu dapat menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel kulit.

Uniknya, ternyata komponen dalam secangkir minyak bekatul mengandung sekitar 70 miligram vitamin E dibandingkan dengan minyak kelapa yang hanya memiliki 0,25 miligram kandungan vitamin sehat ini.

Kadar Nutrisi pada Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung sekitar 13,8 gram lemak tak jenuh dan 3,7 gram lemak tak jenuh ganda. Namun, penggunaannya tetap perlu berhati-hati, sebab dalam secangkir minyak kelapa terkandung lemak jenuh yang cukup tinggi, yaitu sekitar 180 gram. Tingginya kadar lemak ini dalam jangka panjang berpotensi memicu penyakit jantung, terlebih bila dikonsumsi melebihi batas wajar.

Kenali Manfaat Minyak Bekatul Terlebih Dahulu

Meskipun minyak bekatul dan minyak kelapa terbilang sama-sama sehat, namun minyak bekatul dianggap lebih sehat karena tidak melewati serangkaian proses yang dianggap menghilangkan senyawa antioksidan di dalamnya. Begitu pula dengan kadar nutrisi di dalamnya.

Berikut ini merupakan keunggulan dari minyak bekatul yang bisa kamu peroleh, seperti:

  • Anti-inflamasi, sebab minyak bekatul mengandung antioksidan yang bernama oryzanol. Senyawa unik ini berperan guna melindungi sel dari pengaruh radikal bebas yang membahayakan tubuh serta meningkatkan sistem imunitas untuk menangkal berbagai penyakit.
  • Mencegah kanker, karena jenis minyak ini mengandung antioksidan yang tinggi sehingga dapat melawan radikal bebas dan mencegah pertumbuhan sel kanker.
  • Mempercantik kulit, berkat tingginya kandungan senyawa tocotrienol dan squalane. Kedua senyawa ini terbukti mampu memperbaiki tekstur kulit serta melindungi kulit dari radikal bebas yang merusak sel-sel kulit. Partikel berbahaya seperti debu dan sinar UV (ultraviolet) dapat merusak kulit dan membuatnya terlihat lebih tua. Oleh karena itu, penggunaan minyak bekatul baik dari dalam maupun dari luar sangat dianjurkan demi mendapatkan kulit yang sehat berkilau.

Nah, itulah ragam perbedaan, kandungan nutrisi, dan manfaat minyak bekatul untuk tubuh dan kecantikan kulitmu. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, upayakan agar menggunakannya secara teratur, niscaya tubuh sehat dan kulit bersinar akan kamu dapatkan. Selamat mencoba!